Entertainment

Karawitan
istilah karawitan mengacu pada musik gamelan klasik dan praktik pertunjukan, berasal dari kata rawit yang berarti rumit atau dikerjakan dengan baik. Kata ini berasal dari kata bahasa Jawa yang berakar dari bahasa Sanskerta, rawit yang mengacu pada rasa kehalusan dan keanggunan yang diidealkan dalam musik Jawa.
Suara gamelan yang berdentang menghantarkan mempelai menuju kursi pelaminan dengan langgam yang menggambarkan tentang perjalanan seorang lajang yang akhirnya bertemu dengan kekasihnya.

Live Music
Hiburan bagi para tamu undangan dengan alunan lagu pernikahan romantis, penampilan seni musik dari performer profesional yang akan semakin menghidupkan suasana resepsi pernikahan. Kami yakin bahwa atmosfer meriah yang tercipta akan menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi para tamu undangan.

Tari Nirbaya Edan-Edanan
Pada awalnya tarian ini hanya sebagai pelengkap Upacara Panggih Pengantin Agung Kraton Yogyakarta dan tidak ada gerakan menari. Sepasang abdi dalem kraton laki-laki dan perempuan, yang berpakaian Jawa dibalur tepung beras, jemblok² seluruh wajah sampai badan dengan membawa karung (laki²) dan tenggok, kipas, payung (perempuan). Sebuah ritual adat yang bertujuan sebagai penolak bala. Bentuk tarian ini menggambarkan wujud orang gila yang dipercaya dapat mengusir hal-hal gaib yang akan mengganggu acara perhelatan pengantin. Ritual adat inilah yang menginsiprasi Dra. Setyastuti, M.Sn seorang dosen senitari ISI Yogyakarta untuk menciptakan Tari Nirbaya, sebuah karya tari baru dengan iringan gamelan yang disusun oleh Drs. Gandung Djatmiko, M.Pd.

Seiring waktu, Tari Nirbaya berkembang menjadi Tari Edan-Edanan karena iringan musik bebas tidak mengikuti pakem Tari Nirbaya. Selanjutnya Komunitas Tiara Kusuma mengembangkan lagi dengan body painting, hairdo imagination, busana dan tata rias wajah dengan kesan happy clown/beauty  clown.

Saat ini, Tari Edan-Edanan dapat dipakai untuk menggantikan posisi “cucuk lampah” dalam mengiringi kirab pengantin. Biasanya dibawakan oleh sepasang penari yang mengenakan busana kebaya hijau dan berdandan menor menyerupai badut. Saat acara resepsi dimulai, penari membawa alat pembersih perabot rumah tangga seperti kemoceng dan sapu lidi, membersihkan pelaminan dan area kirab pengantin. Hal ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya manusia mengalihkan perhatian makhluk halus pada saat manusia sedang punya hajat.

Lempar Bunga
Bouquet toss alias lempar bunga tangan biasanya dilakukan untuk seru-seruan bagi wanita yang ingin melepas masa lajang berikutnya. Bagi yang berhasil mendapatkan hand bouquet, maka konon dianggap akan menjadi yang akan menikah berikutnya. Wuih! pasti seru dong rame-rame menantikan lemparan bunga pengantin.

Selain hal diatas, masih banyak lagi hiburan atau atraksi yang bisa disuguhkan agar bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi semua tamu undangan yang hadir.

Kami senang sekali untuk segera bisa bertemu Anda dalam layanan Entertainment bersama Rumah Rias Itut Bambang.

► Gratis Konsultasi
wa.me/62818465449

Scroll to top